Ads 468x60px

Senin, 22 Desember 2014

Dariku Untuk Ibu



Tulisan ini bukanlah karya dari para pujangga. Bukanlah buah pikran dari seorang seniman. Bukan pula kreasi cerdas dari golongan penyair. Namun, ini hanyalah beberapa ungkapan hati yang mungkin tidak sanggup disampaikan semuanya. Ungkapan yang tulus dari dalam lubuk hati yang paling dalam dari seorang anak manusia yang begitu merasakan kasih sayang dan belaian dari malaikat dunia yang dikaruniakan Allah SWT kepada setiap insan yaitu Ibu. Ini hanyalah sebuah Puisi sederhana yang berjudul “Dariku Untuk Ibu”


Dariku Untuk Ibu
Mungkin  mulut ini pernah merobek hatimu
Tapi suatu saat ia akan berhenti bicara
Mungkin  kaki ini pernah melangkah menjauhimu
Tapi ada kalanya ia akan terhenti

Lalu pada diri, ku bertanya
Siapa yang mengajariku berbicara dan berjalan?
Ibu tahu segalanya
Sebelum aku  menceritakan semuanya

Aku  tau fisiknya telah renta
Namun semangat kasih sayang selalu ada
Ia lupakan hak dirinya
Hanya untuk mengingat anak-anaknya

Jangan sampai kehilangan, menyadarkan kita
Membuka mata, bahwa Ibu adalah segalanya..
Ini aku, Si buah hatimu yang dulu kau didik, dan kau besarkan dengan hati


9 comments: